Arti "tidak melahirkan"

Bi-Chul-San

tidak melahirkan비출산#관계/연애#사회/이슈#마인드셋Meme 2010-an

Istilah ini merujuk pada sikap atau pandangan yang menganggap keputusan untuk tidak memiliki anak sebagai prasyarat yang harus disepakati terlebih dahulu dalam hubungan asmara dan pernikahan

"Dia memulai percakapan dengan mengatakan, “Prioritas utama dalam hubungan kita adalah kesepakatan mengenai tidak memiliki anak.”"

Hubungan yang hematIstilah ini digunakan untuk merendahkan sikap dalam berkencan yang bersifat oportunis, yaitu berusaha mendapatkan keuntungan maksimal (seperti hubungan yang harmonis, manfaat, dan sebagainya) dengan biaya atau pengorbanan emosional yang minimal.Biro JodohKegiatan mendaftar melalui biro jodoh dan menggunakan layanan berbayar untuk mencari pasangan yang sesuai dengan kriteria tertentu, atau layanan tersebut sendiriPutra sulung KoreaIstilah ini merujuk pada kecenderungan para ‘anak sulung’ yang cenderung memiliki pandangan tentang percintaan yang konservatif atau patriarkal, dengan latar belakang tanggung jawab dan tekanan untuk meneruskan garis keturunan keluarga dalam konteks Koreapenghilangan rasa asinMenenangkan luka atau trauma yang masih tersisa di hati lawan bicara dengan penuh perhatian, sehingga ia merasa tenang dan sembuhPutri sulung KoreaIstilah ini merujuk pada karakteristik seseorang yang, karena tumbuh sebagai anak perempuan tertua dalam tatanan keluarga patriarkal Korea dan terbiasa memikul tanggung jawab yang berlebihan, cenderung terlalu memperhatikan pasangan atau mengambil alih peran pasangan dalam hubungan asmara maupun hubungan interpersonal.Etika saat putus cintaIni adalah ucapan, tindakan, dan sikap yang dilakukan untuk menjaga sopan santun minimal terhadap pasangan saat berpisah dan mengurangi luka hati yang tidak perluPoliamoriMerujuk pada bentuk hubungan asmara multipartai di mana beberapa orang menjalin hubungan atau berbagi cinta secara bersamaan atas dasar kesepakatan bersamaHei, kamu C, ya?Ungkapan ini digunakan saat lawan bicara dirasa kurang empati atau bersikap terlalu rasional sehingga terkesan tidak peka terhadap perasaan orang lain; ungkapan ini dilontarkan dengan nada menggoda atau menggoda sambil menyisipkan kata-kata kasar.