Arti "Hubungan yang hemat"
Istilah ini digunakan untuk merendahkan sikap dalam berkencan yang bersifat oportunis, yaitu berusaha mendapatkan keuntungan maksimal (seperti hubungan yang harmonis, manfaat, dan sebagainya) dengan biaya atau pengorbanan emosional yang minimal.
"Orang itu selalu mengatakan bahwa dia menjalin hubungan yang hemat biaya, kencan pun hanya dilakukan sebentar saat diperlukan, namun pada kenyataannya dia justru menghindar dari tanggung jawab."
Related slang words
penghilangan rasa asinMenenangkan luka atau trauma yang masih tersisa di hati lawan bicara dengan penuh perhatian, sehingga ia merasa tenang dan sembuhtidak melahirkanIstilah ini merujuk pada sikap atau pandangan yang menganggap keputusan untuk tidak memiliki anak sebagai prasyarat yang harus disepakati terlebih dahulu dalam hubungan asmara dan pernikahanEtika saat putus cintaIni adalah ucapan, tindakan, dan sikap yang dilakukan untuk menjaga sopan santun minimal terhadap pasangan saat berpisah dan mengurangi luka hati yang tidak perluBiro JodohKegiatan mendaftar melalui biro jodoh dan menggunakan layanan berbayar untuk mencari pasangan yang sesuai dengan kriteria tertentu, atau layanan tersebut sendiriPutra sulung KoreaIstilah ini merujuk pada kecenderungan para ‘anak sulung’ yang cenderung memiliki pandangan tentang percintaan yang konservatif atau patriarkal, dengan latar belakang tanggung jawab dan tekanan untuk meneruskan garis keturunan keluarga dalam konteks KoreaHei, kamu C, ya?Ungkapan ini digunakan saat lawan bicara dirasa kurang empati atau bersikap terlalu rasional sehingga terkesan tidak peka terhadap perasaan orang lain; ungkapan ini dilontarkan dengan nada menggoda atau menggoda sambil menyisipkan kata-kata kasar.KecanduanPerilaku yang memberikan arti berlebihan pada kriteria atau interpretasi tertentu (misalnya MBTI, kecenderungan, narasi) sehingga mudah terjerumus ke dalamnya, dan begitu terobsesi hingga sulit mengendalikan diri dalam kehidupan sehari-hariPutri sulung KoreaIstilah ini merujuk pada karakteristik seseorang yang, karena tumbuh sebagai anak perempuan tertua dalam tatanan keluarga patriarkal Korea dan terbiasa memikul tanggung jawab yang berlebihan, cenderung terlalu memperhatikan pasangan atau mengambil alih peran pasangan dalam hubungan asmara maupun hubungan interpersonal.