Arti "In the Mood for Love"

Hwa-Yang-Yeon-Hwa

In the Mood for Love화양연화#라이프스타일#마인드셋#밈/유행어Meme 2010-an

Ungkapan yang secara kiasan menggambarkan momen-momen bahagia yang paling indah dan bersinar terang dalam hidup

"Dia mengingat hari ketika ia berangkat bepergian sebagai In the Mood for Love."

Tantangan AllahPermainan/tantangan di mana seseorang memposting ciri-ciri atau penilaian tentang seseorang (atau dirinya sendiri) secara anonim di Instagram dan platform serupa, dan teman-temannya menebak apakah itu dirinyaHumble/Humble Bundle(1) Humble/Humble Bundle: Istilah yang berarti ‘rendah hati’ atau ‘sederhana’, biasanya digunakan untuk menggambarkan sikap atau keadaan yang rendah hati. (2) Humble Bundle: Istilah yang merujuk pada produk atau situs ‘paket game’ yang menjual kumpulan game berbayar dengan harga terjangkau, serta menyumbangkan sebagian dari keuntungannya.Yeo Eun-paIstilah ini berasal dari acara variety show ‘I Live Alone’ dan merujuk pada pesta yang diadakan secara rahasia oleh sekelompok perempuanberkhotbah(Dalam percakapan sehari-hari) ungkapan yang diucapkan saat sangat setuju atau bersimpati dengan perkataan lawan bicara, yang menunjukkan rasa simpati yang kuat seperti ‘Benar/Itu dia’Gambar miniIni adalah gambar pratinjau yang diperkecil yang digunakan di YouTube dan platform serupa untuk menampilkan isi video atau artikel secara sekilasLaut BoraIstilah baru yang diciptakan oleh V dari BTS, yang mengungkapkan tekad untuk terus percaya dan mencintai hingga akhir, layaknya warna ungu yang merupakan warna terakhir dari pelangiDanto/Danto DantoIstilah ‘Danto (atau Danto-Danto)’ sering dikaitkan dengan ungkapan dalam bahasa Spanyol ‘mucho’ (banyak), dan di Korea Selatan, istilah ini digunakan untuk menggambarkan gerakan atau pengeditan yang berlebihan, seolah-olah ‘menambah jumlah kucing’, yang dipengaruhi oleh meme YouTube tertentu.orang kayaIstilah baru ini menggambarkan rasa terpinggirkan secara ekonomi yang timbul akibat kekurangan dana pendidikan atau biaya hidup dengan permainan kata "al-ba + bu-jok" (paruh waktu + kekurangan), sekaligus menyindir dengan getir keadaan tersebut dengan mengibaratkannya sebagai "orang kaya yang sebenarnya".