Arti "Padoru Padoru"

Pa-Do-Ru-Pa-Do-Ru

Padoru Padoru파도루 파도루#게임#SNS#밈/유행어Meme 2010-an

Istilah ini merujuk pada meme lucu di mana seseorang menyenandungkan sebagian lirik lagu "Jingle Bells" dengan aksen Jepang yang lucu, lalu menggabungkannya dengan soundtrack game

"Begitu pertarungan bos dimulai, orang-orang langsung ikut menyanyikan Padoru Padoru, sehingga suasananya tiba-tiba menjadi lucu dan meriah."

BoiruUngkapan ini berasal dari julukan ‘Bogyum’, yang awalnya digunakan sebagai sapaan, namun kemudian menjadi kontroversial karena disalahartikan sebagai ucapan misoginis saat digabungkan dengan kata ‘Hailu’TeakpopIstilah baru yang merujuk pada tindakan atau perilaku yang seolah-olah merendahkan atau menggunjingkan K-pop dari belakang; istilah ini digunakan sebagai tagar untuk tujuan kritis dalam kontroversi seputar parodi lagu “Gwanjjak Sonyeondan” oleh Sam O’CurryWashing QingdaoIni adalah gaya bicara dengan aksen Mandarin yang sering digunakan dalam webtoon ketika karakter ingin menciptakan suasana tertentu atau melebih-lebihkan cara bicara; kalimat ini diucapkan semata-mata untuk menciptakan efek lucu tanpa makna khusus.NocturneGenre musik yang menampilkan suasana liris dan melankolis dengan menggambarkan nuansa malam atau kesepian (Nocturne)sedikit(terutama dalam akting dan cara bicara) kebiasaan, intonasi, atau cara berekspresi yang muncul tanpa disadari saat memerankan suatu karakterSuptungheunMeme internet yang menggunakan huruf Hangul untuk menerjemahkan bunyi karakter Hanja ‘Kim Jang-hun (金長勳)’ dengan cara yang mirip, atau menggunakan ungkapan yang terdengar aneh dalam proses tersebut dengan tujuan untuk ‘mengejek’muntahTindakan penipuan yang dilakukan oleh YouTuber makan-makan dan sejenisnya dengan berpura-pura makan, yaitu mengunyah makanan lalu diam-diam meludahkannya tanpa menelannyaAnjing, mudah, benci, sukaIni adalah salah satu dari banyak julukan yang diberikan kepada seorang pro gamer tertentu (Jang Min-cheol); ungkapan ini digunakan secara sarkastis atau bercanda dengan memadukan nuansa ‘nakal’ dan ‘mudah’ menjadi campuran antara ‘benci’ dan ‘suka’.