Arti "Sabal"

민감한 내용

민감단어 허용 시 확인 가능

Ssa-Bal

Sabal싸발#욕설#밈/유행어Meme 2010-an

Sebuah variasi yang dibuat dengan melunakkan kata umpatan ‘sialan’, yang digunakan sebagai seruan untuk mengungkapkan emosi dengan kuat, baik dalam situasi baik maupun buruk

"Rasanya benar-benar gila, sialan! Tapi kenapa hari ini ini nggak mau nyala lagi, sialan."

Ji-geonMeme yang berasal dari teknik "Jigan" dalam One Piece, yang digunakan untuk mengekspresikan perasaan ingin memukul lawan yang menjengkelkan atau dorongan agresif dengan cara yang santai dan spontanberhenti bercanda(Istilah ini awalnya dikenal sebagai bahasa gaul yang berasal dari sindiran terhadap bau tak sedap yang muncul saat memotong keju) Ungkapan ini digunakan untuk mencairkan suasana dengan pesan agar tidak terlalu memikirkan pandangan orang lain, tidak berisik, atau pamer, atau untuk menyuruh seseorang berhenti bersikap sok dan bersikap lebih seriusPagoSingkatan dari "orang yang tidak paham mode", istilah yang digunakan untuk merendahkan orang yang tidak bisa memadukan pakaian dengan baik atau tidak pandai dalam hal penataan gayaYang bisa pasti bisa, yang tidak bisa pasti tidak bisaUngkapan yang digunakan untuk menerima dengan pasrah situasi di mana hasil hidup seolah-olah sudah ditentukan sendiri, dengan sikap fatalistik bahwa "siapa yang ditakdirkan akan berhasil, dan siapa yang tidak, tidak akan berhasil"Pijat SwediaIstilah ini merujuk pada teknik pijat yang berasal dari Swedia (pijat Swedia), namun di Korea juga digunakan sebagai istilah slang untuk menyebut tempat pijat tertentu dengan konotasi negatifKing BaninIstilah yang digunakan penonton dalam siaran internet untuk memuji seseorang yang bukan selebriti, namun memiliki penampilan menawan layaknya selebriti atau bakat luar biasa, dengan mengangkatnya sebagai sosok istimewa layaknya seorang ‘raja’BackpackingMembawa perlengkapan berkemah dalam satu ransel, lalu pergi ke pegunungan atau padang rumput untuk berkemah dengan bebasHooli/HooliganIstilah ini merujuk pada pengguna yang terlalu memuji dan memuja secara membabi buta universitas asal mereka (atau kelompok yang mewakili universitas tersebut), sekaligus merendahkan universitas lain, serta memicu provokasi atau perdebatan dengan sikap yang berlebihan di komunitas yang berkaitan dengan penerimaan mahasiswa dan latar belakang pendidikan.