Arti "sanggul"
Ketika harga aset seperti saham atau properti telah mencapai puncaknya, kondisi ini berarti membeli pada harga tertinggi sehingga kemungkinan besar akan mengalami kerugian
"Kali ini, karena khawatir semua orang akan terjebak dalam tren, suasananya jadi lebih waspada setelah harga tertinggi terpecahkan."
Related slang words
Mengisi celahFenomena ini terjadi ketika harga di daerah pusat naik terlebih dahulu, kemudian harga di daerah sekitarnya yang relatif belum naik sebanyak itu ikut naik belakangan, sehingga selisih harga antarwilayah pun menyempit.hargaHarga yang ditawarkan oleh pihak yang ingin melakukan transaksi di pasar, yang dapat berbeda dengan harga yang sebenarnya disepakatiKontrak dengan harga lebih rendahTindakan ilegal yang dilakukan dengan membuat atau melaporkan kontrak dengan nilai yang lebih rendah dari harga transaksi sebenarnya untuk mengurangi pajak, seperti pajak penghasilan atas pengalihan asetsikap menunggu dan melihatIstilah ini merujuk pada sikap menunda pengambilan keputusan untuk segera membeli atau menjual dalam situasi yang penuh ketidakpastian, sambil terus memantau perkembangan situasiPendaftaran LotereIstilah ini merujuk pada pendaftaran perumahan dengan syarat yang sangat menarik, layaknya ‘lotere’, di mana harga jualnya jauh lebih rendah daripada harga pasar di sekitarnya, sehingga jika berhasil terpilih, calon pembeli dapat mengharapkan keuntungan selisih harga hingga ratusan juta won.PerjanjianIstilah ini merujuk pada praktik transaksi ilegal, seperti membuat perjanjian dengan harga yang **lebih tinggi** dari harga transaksi sebenarnya, demi mendapatkan batas pinjaman atau persyaratan pendanaan yang lebih menguntungkan dalam transaksi properti.Efek balonFenomena ini terjadi ketika diberlakukannya regulasi di suatu wilayah tertentu, sehingga permintaan berpindah ke wilayah sekitarnya untuk menghindari regulasi tersebut, yang pada akhirnya menyebabkan harga properti atau permintaan di wilayah sekitarnya ikut naik.Harga jual aktualMerujuk pada harga transaksi yang dilaporkan ke Kementerian Perumahan dan Transportasi setelah properti benar-benar dibeli atau dijual, dan digunakan sebagai acuan untuk menilai kondisi pasar serta tren harga